







![]() | Hari ini | 81 |
![]() | Kemarin | 60 |
![]() | Minggu ini | 594 |
![]() | Bulan ini | 352 |
![]() | Total | 14375 |
| Kesaksian 1987 (Bp. T.S. Sleman) |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Thursday, 25 June 2009 14:16 |
|
Kesembuhan Perasaan Dari Luka – luka Batin. Dari tahun 1984 sampai dengan 1987 kami dalam keadaan sakit. Sakit apa ? Menurut pemeriksaan Romo Handoyo Lukman di Purworejo kami kena santet. Secara lahiriah / jasmaniah : kaki kami sebelah kanan bengkak, setelah sembuh sampai sekarang bekas yang berupa koreng masih dapat dilihat. Secara batiniah / rohaniah : budi pikiran kami kacau. Perasaan takut menyelimuti hidup kami sehari-hari. Rasanya kami sudah bukan orang katolik. Bermacam usaha penyembuhan oleh keluarga kami dilakukan. Yang terakhir kami dirawat di RS Jiwa Magelang ( Budi Asih ). Kami sangat minder bersama para pasien. Setelah berada di RS selama 25 hari kami diperbolehkan pulang. Tetapi penderitaan batin masih menguasai kami. Pada hari Minggu ke II bulan September 1987 kami ikut Misa Kudus di Gereja Katolik St. Albertus Jetis Yogyakarta, pukul 17:30. Selesai Misa Kudus kami membaca brosur berisi undangan untuk mengikuti Misa Novena di Gua Maria Kerep Ambarawa. Kami merasa agak kecewa karena kami baru mulai ikut Novena pada Minggu ke II bulan Oktober 1987. Padahal tema Novena I sangat baik yaitu bersamaan dengan peringatan hari kelahiran Bunda Maria – dimungkinkan kelahiran dalam Roh yang sangat kami harapkan. Tetapi ya tidak mengapa. Sejak saat itu kami dapat mengikuti setiap Novena secara penuh sampai dengan 1999 ( 12 putaran ). Hasilnya bagi kami sangat luar biasa yaitu hidup kebatinan / kerohanian kami pulih kembali. Syukur kepada Bapa dan terimakasih kepada Ibu Maria. Sampai sekarang kami tetap mengikuti Novena meskipun tidak sepenuhnya ( tidak 9 kali berturut – turut ). |
| Last Updated on Thursday, 25 June 2009 14:20 |

Powered by Joomla!. Designed by: Joomla 1.5 Template, free domain registration. Valid XHTML and CSS.