logo

.

Kalendar Kegiatan

<<  September 2010  >>
 Mo  Tu  We  Th  Fr  Sa  Su 
    1  2  3  4  5
  6  7  8  9101112
131415161718
20212223242526
27282930   
Ulti Clocks content

Total Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini90
mod_vvisit_counterKemarin60
mod_vvisit_counterMinggu ini603
mod_vvisit_counterBulan ini361
mod_vvisit_counterTotal14384

Home Sejarah
SEJARAH GUA MARIA KEREP PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 20 January 2009 11:27

SEJARAH BERDIRINYA

Gua Maria Kerep (GMK) Ambarawa berdiri pada tahun 1954. Pada tahun itu Sri Paus menyatakannya sebagai Tahun Maria untuk mengenang 100 tahun usia dogma : Maria Terkandung Tanpa Noda.

Momentum tersebut mendorong sebagian umat paroki Ambarawa beserta para gembalanya untuk memajukan devosi kepada Santa Perawan Maria dengan menghadirkan patung Maria seperti yang ada di Gua Maria Lourdes, Perancis dan menempatkannya di suatu tempat yang dapat menjadi sarana pejiarahan. Usaha tersebut juga untuk memenuhi kebutuhan adanya tempat berjiarah bagi umat katolik Jawa Tengah bagian utara mengingat di bagian selatan sudah ada tempat berjiarah yaitu Sendangsono dan Sriningsih

Alkisah di desa Kerep, Ambarawa terdapat rumah dan tanah milik Vikariat Semarang yang diperuntukkan bagi Kongregasi Bruder Apostolik ( Kerasulan ). Maka di tempat itulah atas ijin dari Mgr. Albertus Soegijapranata, S. J., Vikaris Apostolik Semarang, dijadikan tempat pejiarahan meniru Gua Maria Lourdes. Menurut sebuah sumber tulisan Romo L. Koersen SJ. dalam majalah St. Claverbond edisi Mei 1954 dikatakan, “Bruder Vincentio menggerakkan para murid Tionghwa untuk menggali batu dari kali Panjang, kemudian batu – batu itu diangkut secara estafet ke lokasi tempat gua didirikan.

Menurut saksi mata Bpk. B. Tjiptosutedjo penentuan tempat Gua Maria tersebut ditetapkan oleh Romo Koersen SJ ( direktur Konggregasi Bruder Apostolik Semarang ). Dikatakan pula bahwa anak – anak asrama SGB Ambarawa dipimpin guru mereka mengumpulkan batu – batu dari sungai Panjang. Karena kebutuhan batu sangat banyak untuk pembuatan gua dan pengerasan jalan maka masih diperlukan tambahan batu dengan cara membeli, juga pasir dan semen. Begitu pula proses pembangunan gua dikerjakan secara gotong royong oleh umat secara sukarela bersama para siswa SGB dan pekerja bangunan.

Setelah selesai pembangunannya maka Gua Maria Kerep beserta patung Maria Lourdes diresmikan dan diberkati oleh Mgr. A. Soegijapranata SJ. dalam suatu upacara yang meriah pada tanggal 15 Agustus 1954, hari raya Santa Perawan Maria diangkat ke surga. Kemeriahan itu didukung oleh banyaknya umat yang hadir dimana upacara diawali dengan prosesi dari gereja Ambarawa menuju ke lokasi gua Kerep yang dilanjutkan dengan Misa pemberkatan, Astuti, dan pentahtaan Sakramen Mahakudus

Next Article : NILAI SEJARAH

Last Updated on Monday, 22 June 2009 15:32
 
  • Gua Maria Kerep Ambarawa
  • Gua Maria Kerep Ambarawa
  • Gua Maria Kerep Ambarawa
  • Gua Maria Kerep Ambarawa
  • Gua Maria Kerep Ambarawa
  • Gua Maria Kerep Ambarawa
  • Gua Maria Kerep Ambarawa
  • Gua Maria Kerep Ambarawa
  • Gua Maria Kerep Ambarawa
  • Gua Maria Kerep Ambarawa
  • Gua Maria Kerep Ambarawa
  • Gua Maria Kerep Ambarawa

Polling GMKA

Menurut Anda apakah kebersihan di GMKA sudah baik ??
 
bottom

Powered by Joomla!. Designed by: Joomla 1.5 Template, free domain registration. Valid XHTML and CSS.